Mengenal Bahan Pembuatan Tas

As a bag-lovers, kamu pasti memiliki model tas favorit. Beberapa mungkin lebih menyukai handbag, sebagian lain sling bag, atau buat kamu yang tidak suka ribet pasti akan memilih backpack. Nah, selain memiliki model yang beragam, tas juga terbuat dari berbagai macam bahan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tas tersebut. Misalnya, branded bag dari Hermes akan memiliki bahan kulit asli, tidak menggunakan bahan kulit sintetis. Kulit asli pun ada yang terbuat dari croco skin, ada juga yang terbuat dari lamb skin.

Mengenal bahan pembuatan tas

Bahan dasar pembuatan tas juga disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya tas yang nantinya akan membawa barang-barang yang ringan bahannya tidak akan setebal tas ransel atau koper. Kali ini Redaksi Banananina akan mengajak kamu untuk mengenal beberapa jenis bahan pembuatan tas. Mari simak selengkapnya di bawah ini.

Leather/Kulit

Bahan baku pertama adalah kulit dari berbagai macam hewan seperti sapi, domba, kambing, kerbau dan bahkan dari hewan buas seperti ular dan buaya. Semakin bagus bahan kulit yang digunakan makan akan semakin mahal harga tas yang dihasilkan. Biasanya, untuk premium brand seperti koleksi Louis Vuitton atau Hermes akan memilih kulit dari ular atau buaya sebagai bahan bakunya. Tak heran kalau kemudian harga setiap tasnya mencapai puluhan juta rupiah.

Mengenal bahan pembuatan tas

Tas yang terbuat dari bahan kulit identik terlihat kaku, namun beberapa brand mengembangkan tekhnologinya sehingga walaupun terbuat dari kulit, tapi tas yang mereka hasilkan terasa ringat, seperti Balenciaga.

Selain kulit hewan asli, untuk tas dengan harga yang lebih murah biasanya menggunakan kulit sintetis. Bedanya, untuk kulit sintetis ini meski memiliki bentuk yang sangat mirip dengan kulit hewan, namun secara kualitas tidak sebagus kulit yang asli. Kulit sintetis memiliki beberapa grade. Apabila sebuah brand menggunakan kulit sintetis, mereka akan menggunakan grade yang paling bagus. Namun ada juga yang menggunakan grade yang lebih rendah, biasanya tas dengan bahan ini akan dijual di Premium Outlet brand tersebut, bukan untuk dijual di butik.

Polyester

Setelah leather, ada juga polyester yang biasa digunakan untuk membuat tas. Untuk jenis polyester biasanya digunakan untuk membuat tas ransel, tas laptop dan beberapa jenis tas jinjing lainnya yang berkapasitas banyak. Bahannya yang tebal, jadi alasan kenapa polyester dipilih sebagai bahan baku tas.

Mengenal bahan pembuatan tas

Selain karena ketebalannya, polyester juga lebih tahan terhadap berbagai bakteri, water resistant dan tidak mudah kusut atau melar. Tak hanya itu saja, kelebihan lain bahan ini adalah ketahannya pada proses kimia dry cleaning serta pelarut organic. Namun meski banyak kelebihan, polyester memiliki kelemahan tidak dapat menyerap keringat sehingga terasa panas saat digunakan pada cuaca yang terik dan mudah terbakar karena terbuat dari bahan polimer.

Kanvas

Tas gunung dan daypack adalah beberapa contoh tas yang menggunakan kanvas sebagai bahan dasarnya. Kanvas sendiri terbuat dari campuran katun dan polyester sehingga memiliki serat yang tebal dan sangat kuat. Tak hanya itu saja, kanvas juga anti air dan mudah kering, tak heran kalau selain menjadi bahan dasar pembuatan tas, kanvas juga digunakan untuk membuat sepatu, jaket, tenda, terpal bahkan hingga payung taman.

Tas berbahan dasar kanvas ini lebih populer di kalangan pria. Karena kebutuhan mereka akan tas yang kuat lebih tinggi dibanding wanita, tak heran jika beberapa brand secara khusus memiliki bag series yang terbuat dari kanvas.

Satin

Selain digunakan untuk baju, satin ternyata menjadi basic material untuk premium brand. Kainnya yang tipis dan shiny biasanya digunakan pada bagian-bagian tertentu pada tas kamu. Misalnya untuk bagian luar clutch yang divariasikan dengan manik-manik, atau menjadi pelapis bagian dalam bag favoritmu Ladies.

Mengenal bahan pembuatan tas

Nama satin sendiri bisa diartikan menjadi sebuah metode pembuatan kain jenis tertentu yang menggunakan bahan-bahan seperti sutra, wol dan polyester. Awalnya, sejarah kain satin dimulai pada kisaran abad ke 12 di China, di mana hanya bahan silk sajalah yang digunakan.

Untuk material kain di dalam tas, bahan satin masing-masing brand memiliki ciri khas sendiri. Kehalusan materialnya merupakan salah satu aspek yang bisa kamu nilai untuk membedakan antara tas yang original dan tiruannya. Karena seringnya, tas tiruan tidak akan memperhatikan detail sampai kepada material kain di dalam tas.

Denim

Mengenal bahan pembuatan tas

Mengenal bahan pembuatan tas berlanjut pada bahan Denim berasal dari sebuah kota di Prancis yang bernama Nimes. Awalnya bahan ini disebut Serge de Nimes, lalu kemudian disingkat menjadi denim (deNims). Selama ini, denim memang identik menjadi salah satu bahan utama pembuatan celana atau jaket, namun tidak sedikit model backpack, sling bag  bahkan satchel bag yang saat ini terbuat dari bahan denim.

Selain kuat, bahan denim juga menunjukan image kasual kepada pemakainya. Sehingga bagi kamu yang ingin terlihat lebih down to earth dengan tas kamu, denim bag bisa menjadi salah satu pilihannya.

Sumber Gambar

Comments

comments

Retno Prasetyani

Banananina Contributor

Part time writer. Full time dreamer.

Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to our email newsletter today to receive updates on the latest news, tips and special offers!
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup
Welcome to Banananina Magazine!
Subscribe to our email newsletter now and keep updated with the latest trends and news!
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup