Wanita Wajib Tahu! 5 Pahlawan Wanita Nasional Inspiratif

Masih dalam suasana kemerdekaan, semangat kemerdekaan dan nasionalisme masih kental dirasakan. Tak hanya dalam menyambut Hari Kemerdekaan yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus, semangat kemerdekaan untuk terus memperjuangkan bangsa Indonesia menjadi negara maju yang dipandang di mata dunia, serta masyarakatnya semakin sejahtera, bersatu dan senantiasa bahagia. Agaknya semangat itu senantiasa menjadi tujuan dan pedoman hidup setiap warga negara Indonesia.

Kemerdekaan yang kita rasakan seperti saat ini, tentu tak akan terjadi tanpa adanya para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Di antara jejeran nama pria yang dikenang sebagai pahlawan nasional Indonesia, ada pula wanita hebat yang memiliki semangat nasional yang luar biasa. Dibalik sisi lembutnya, pahlawan wanita ini dengan kecerdasan dan kekuatan tenaga berjuang membela tanah air tercinta. Beberapa diantaranya bahkan berani mempertaruhkan nyawa dan gugur di medan perang. Berikut ini Banananina informasikan lima pahlawan wanita Indonesia yang bisa Anda jadikan wanita inspiratif!

Raden Ajeng Kartini

(Foto: www.wikipedia.com)

Siapa yang tak kenal dengan sosok wanita di atas? Salah satu wanita inspiratif Indonesia yang memperjuangkan hak-hak wanita lewat bidang pendidikan. Berkat pemikiran Raden Kartini tentang pentingnya pendidikan bagi kaum wanita, wanita Indonesia kini bisa bekerja serta menempuh jenjang pendidikan setara dengan kaum pria.

Saat itu, Raden Ajeng Kartini menuliskan pemikirannya dalam bentuk surat tentang kondisi sosial, terutama kondisi perempuan pribumi dalam bentuk surat berbahasa Belanda. Surat-surat tersebut dikumpulkan kemudian di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan dijadikan sebuah buku. Buku tersebut berjudul ‘Habis Gelap, Terbitlah Terang’ yang berisi tentang emansipasi wanita. Buku tersebut hingga saat ini masih menginspirasi para wanita untuk terus berjuang memerdekakan dirinya dalam mendapatkan hak-hak kesetaraan dengan kamu pria.

Cut Nyak Dhien

(Foto: www.wikipedia.com)

Pahlawan wanita inspiratif dari Aceh, Cut Nyak Dhien juga menjadi pahlawan wanita inspiratif yang senantiasa dikenang jasa-jasanya. Perjuangannya melawan Belanda saat Perang Aceh menunjukkan keberanian dan ketangguhanya sebagai seorang wanita. Kematian suaminya saat bertempur melawan Belanda membuat Cut Nyak Dhien marah hingga bersumpah akan menghancurkan Belanda. Namun sayangnya, Cut Nyak Dhien ditangkap dan dibawa ke Banda Aceh. Karena pasukan Belanda khawatir akan kehadirannya di Aceh, beliau kemudian dibuang ke Sumedang hingga akhir hayatnya.

Raden Dewi Sartika

(Foto: www.wikipedia.com)

Selain Raden Kartini, Raden Dewi Sartika juga menjadi salah satu tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita. Lahir dari keluarga priyayi Sunda, Raden Dewi Sartika merupakan sosok yang memperjuangkan emansipasi wanita. Ketertarikannya terhadap dunia pendidikan sudah ditunjukkan sejak Raden Dewi Sartika masih kecil. Konon, sejak kecil setelah pulang sekolah, Raden Dewi Sartika kerap kali bermain dengan memperagakan praktik guru di sekolah, mengajari baca tulis dan bahasa Belanda kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Hingga akhirnya, anak-anak pembantu di kepatihan bisa menulis dan membaca dalam bahasa Belanda. Selain itu, Raden Dewi Sartika juga mendirikan sekolah menjahit dan memasak untuk para wanita di kotanya.

Christina Martha Tiahahu

(Foto: www.wikipedia.com)

Keberanian Martha Christina Tiahahu patut diacungi jempol. Meski saat itu ia masih berusia belasan tahun, Martha Christina Tiahahu bersama sang ayah, Paulus Tiahahu berjuang mati-matian melawan penjajah Belanda. Bahkan setelah kematian ayahnya, Martha Christina Tiahahu tidak larut dalam kesedihan. Ia berhasil bangkit kembali dan ikut memberontak dan berperang melawan Belanda.

Sayangnya, Martha ikut tertangkap bersama 39 pemberontak lainnya. Mereka dibawa ke tanah Jawa dan akan dipekerjakan paksa. Meski menjadi tahanan, Martha Christina Tiahahu tetap melakukan pemberontakan kepada Belanda dengan menolak untuk makan dan minum. Hal itu dilakukannya secara berulang kali hingga akhirnya keadaan Martha semakin buruk dan dinyatakan meninggal di atas dek kapal Belanda. Atas jasanya tersebut, Martha Christina Tiahahu dinobatkan sebagai pahlawan nasional Indonesia termuda yang pernah ada.

Rasuna Said

(Foto: www.wikipedia.com)

Ada yang baru tahu bahwa Rasuna Said merupakan nama seorang wanita? Rasuna Said merupakan wanita asal Minangkabau yang aktif dalam Sarekat Rakyat dan kemudian menjadi anggota Indonesian Muslim Organization. Sama seperti Raden Ajeng Kartini dan Dewi Sartika, Rasuna Said juga memperjuangkan emansipasi wanita dalam dunia pendidikan.

Rasuna Said tidak ingin semua wanita hanya bisa maju dalam dunia pendidikan saja, ia juga ingin agar wanita Indonesia juga bisa ikut berpartisipasi dalam dunia politik. Oleh karena itu ia bergabung dalam sebuah organisasi wanita yang bernama Sarekat Rakyat. Karena keberaniannya dalam mengungkapkan pendapat, Rasuna Said pernah dijatuhi hukuman oleh Belanda pada 1932, karena telah melanggar aturan Speek Delict dan diungsikan ke Semarang.

Dari kelima pahlawan wanita di atas, siapakah yang Anda jadikan sosok wanita paling inspiratif?

Comments

comments

Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to our email newsletter today to receive updates on the latest news, tips and special offers!
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup
Welcome to Banananina Magazine!
Subscribe to our email newsletter now and keep updated with the latest trends and news!
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup